zmedia

Anak Deddy Dores, Hidup dengan Jual Mata Meski Hanya Lulusan SD

Perjuangan Calvin Dores, Anak Mendiang Deddy Dores dalam Mencari Penghidupan

Calvin Dores, putra dari mendiang musisi legendaris Deddy Dores, kini menjadi sorotan publik setelah tindakannya yang ingin menjual kornea mata seharga Rp 350 juta. Aksi ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat, terutama warganet yang menilai bahwa Calvin memilih jalan pintas untuk mendapatkan uang tanpa bekerja keras secara halal.

Kritik Publik dan Tanggapan Calvin

Banyak netizen mengkritik Calvin karena dianggap malas dan tidak mau bekerja dengan cara yang lebih legal. Namun, Calvin akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai isu tersebut. Ia menegaskan bahwa selama ini ia tidak pernah hanya berdiam diri. Justru, ia terus berusaha keras dengan menjalani berbagai bidang jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Meskipun begitu, pekerjaan yang dijalaninya tidak memberinya penghasilan tetap setiap bulan. "Gua itu kerjaannya bukan pekerja karyawan ya kan, gua tuh self employee gitu lo, gua tuh bekerja di bidang jasa jadi proyeknya atau kerjaannya selesai dibayar," kata Calvin saat ditemui.

Berbagai Pekerjaan yang Diambil

Untuk menyambung hidup dan menafkahi keluarganya, Calvin mengaku siap melakukan berbagai jenis pekerjaan. Mulai dari memproduksi lagu, menjadi perantara atau calo jual beli sepeda motor, hingga menjadi joki game online. Namun, ia tak menampik jika kondisi keuangannya benar-benar hancur total setelah tiga bulan terakhir sama sekali sepi orderan.

Kendala Ijazah

Sebelum mempertimbangkan langkah ekstrem seperti menjual kornea mata, Calvin sudah mencoba melamar pekerjaan ke berbagai tempat. Sayangnya, impian untuk mendapatkan pekerjaan formal selalu kandas lantaran kendala administratif. Ia hanya memiliki ijazah Sekolah Dasar (SD), sehingga sulit untuk diterima di banyak instansi.

"Ya kalau yang ngomong begitu, cariin aja kerjaan buat gua, ayo gua kerja tapi ijazah gua SD. Bisa gak lu? Gua yang nawarin kerja di instansi negara ada dua walaupun jadi sopir pribadi ada gaji UMR yang satu jadi pegawai honorer. Nah itu dia kendalanya gua, gua bukan lulusan SMA," jelasnya.

Fluktuasi Pendapatan

Sebagai seorang pekerja lepas atau freelancer, Calvin menggambarkan bahwa fluktuasi pendapatannya bagai roda yang berputar ekstrem. Ada kalanya ia bisa meraup keuntungan sangat besar, namun ada kalanya pula ia harus gigit jari tanpa pemasukan sepeser pun.

"Masalahnya gua kan gak ada gaji, gaji gua abu-abu. Memang kalau lagi ada, gaji manajer aja kalah sama gua. Kalau lagi gak ada ya bener-bener gak ada gitu," terangnya lagi.

Mimpi Membuka Lapangan Kerja

Di tengah badai cobaan, termasuk perjuangannya membiayai pengobatan penyakit jantung sang ibunda, Calvin memilih untuk tutup kuping dari segala cibiran netizen. Fokus utamanya saat ini adalah bangkit dan mewujudkan impian membangun bisnis mandiri, seperti usaha laundry, agar masa depan anak dan istrinya bisa lebih terjamin dan stabil.

Tidak hanya untuk diri sendiri, ia juga berharap usahanya kelak bisa membantu orang lain yang membutuhkan pekerjaan.

"Gua punya sesuatu ya gua menggerakkan ini terus gua buka lapangan kerja nih buat teman-teman gua. Gua pengen begitu cita-cita gua," pungkasnya.

Posting Komentar untuk "Anak Deddy Dores, Hidup dengan Jual Mata Meski Hanya Lulusan SD"